Leave Your Message
Mortar Tahan Air Polimer HK-JHW
Mortir

Mortar Tahan Air Polimer HK-JHW

Mortar kedap air polimer HK-JHW adalah material perbaikan yang praktis, murah, tidak beracun, dan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan daya tahan beton, memperpanjang umur bangunan, dan mencegah kerusakan beton akibat pemuaian. Material ini memiliki karakteristik daya rekat tinggi, deformasi penyusutan kering kecil, kekuatan tekan rendah, dan ketahanan korosi yang kuat. Pada saat yang sama, material ini juga dapat meningkatkan kemampuan anti karat pada tulangan dan memiliki kemampuan kompensasi penyusutan hingga tingkat tertentu. Saat menggunakan mortar polimer, perlu dilakukan pengaturan konstruksi secara rasional sesuai dengan iklim setempat, karakteristik teknik, dan kemajuan konstruksi.

    Proses Konstruksi

    Pemahatan beton lama → penyemprotan pasir (atau menggunakan sikat baja) untuk menghilangkan karat (kotoran) → pengaplikasian penghambat karat tulangan baja → pembilasan dengan air bersih hingga jenuh → pengaplikasian mortar polimer → pengeringan (saat merekatkan pada antarmuka, agen perawatan antarmuka mortar polimer berkekuatan tinggi dapat diaplikasikan terlebih dahulu).
    1. Memahat: Untuk menghilangkan kotoran dari permukaan beton dasar, dapat digunakan sikat kawat baja atau metode sandblasting. Untuk area yang terkontaminasi cat atau minyak, bersihkan dengan aseton. Jika terjadi kerusakan parah, pemahatan manual harus digunakan untuk menghilangkan beton yang rusak dan memperlihatkan permukaan beton yang keras dan kokoh. Pemahatan harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas, tetapi jangan terlalu dalam untuk menghindari kerusakan pada beton yang tidak rusak. Jika batang baja berkarat dan terlihat, hilangkan karat dan oleskan penghambat karat.
    2. Penjenuhan: 2 jam sebelum mengaplikasikan mortar, bilas kotoran dan debu pada permukaan beton yang dipahat dengan pistol air bertekanan tinggi, dan semprotkan secara terus menerus dan merata dengan air minum untuk menjenuhkan permukaan beton tanpa ada air yang terlihat.
    3. Konstruksi: A. Gunakan spatula atau sikat berbulu keras untuk meratakan atau mengoleskan campuran adukan pada lapisan dasar. Ketika ketebalan lapisan permukaan atas lebih dari 10 mm, konstruksi lapis demi lapis harus dilakukan hingga lapisan pertama mengeras; Oleskan lapisan kedua lagi hingga ketebalan yang diinginkan tercapai. Jeda antar lapisan harus 3-4 jam, dan ketebalan setiap lapisan harus ≤ 5-10 mm; Arah konstruksi bagian depan dan belakang harus bersilangan untuk menghindari terlewatnya pengolesan; B. Suhu lingkungan konstruksi harus berada dalam kisaran 5-30 ℃.
    Pengeringan: setelah konstruksi, pengeringan dengan penyemprotan atau penutupan harus dilakukan agar tetap lembap, dan suhu pengeringan tidak boleh lebih rendah dari 5 ℃. Setelah 24 jam konstruksi, tutupi dengan kain plastik selama 7 hari untuk pengeringan lembap, dan air dapat disiramkan ke permukaan secara berkala.

    Tindakan Pencegahan Konstruksi

    1. Bersihkan permukaan dasar, kikis beton yang rusak atau longgar, lakukan sandblasting (atau menggunakan sikat baja) untuk menghilangkan karat dan noda minyak, sehingga permukaan batang baja yang terbuka bebas dari karat dan permukaan beton menjadi kasar;
    2. Saat melakukan perbaikan secara manual, baik menggunakan penyemprotan mekanis atau plesteran mortar secara manual, sekop harus digunakan searah dan sebisa mungkin diaplikasikan sekaligus untuk menghindari plesteran bolak-balik.

    Dosis

    Dengan perbandingan air dan bahan 1:5-7 (air harus ditambah secukupnya jika suhu tinggi), tambahkan air dan aduk rata. Adonan yang telah disiapkan harus digunakan dalam waktu 0,5-1 jam. Jika adonan tidak digunakan tepat waktu dan menjadi kering serta keras, adonan tidak dapat dicampur kembali dengan air dan harus dibuang.

    Pengemasan & Penyimpanan

    Produk ini menggunakan tas anyaman yang dilapisi film plastik, dengan berat 25 ± 0,5 kg/tas; Kustomisasi juga dapat dilakukan sesuai kebutuhan pelanggan; Mencegah tusukan, kelembapan, dan perlindungan dari sinar matahari selama penyimpanan dan pengangkutan.

    Masa Simpan

    Masa simpan produk ini adalah 6 bulan. Selama penyimpanan, perlu diperhatikan perlindungan dari kelembapan dan sinar matahari. Setelah masa simpan berakhir, kinerja produk harus ditentukan melalui pengujian.

    Bengkel